Panduan Ibadah Rujukan Redaksi

Tata Cara Sholat Berjamaah dan Sujud Sahwi: Adab, Posisi, dan Kapan Dilakukan

Sholat berjamaah memiliki keutamaan 27 derajat dibanding sholat sendirian. Berikut adab dan tata caranya, termasuk sujud sahwi bila terjadi kesalahan dalam shol...

Tata Cara Sholat Berjamaah dan Sujud Sahwi: Adab, Posisi, dan Kapan Dilakukan
Himbauan redaksi

Artikel ini disusun sebagai bahan bacaan dan rujukan awal. Untuk kajian akademis, pembaca disarankan mencocokkan dalil, kutipan, dan istilah dengan sumber primer atau pembimbing keilmuan yang terpercaya.

Sholat berjamaah memiliki keutamaan 27 derajat dibanding sholat sendirian. Berikut adab dan tata caranya, termasuk sujud sahwi bila terjadi kesalahan dalam sholat.

Tata Cara Sholat Berjamaah

  • Imam berdiri paling depan, makmum di belakangnya
  • Jika makmum hanya satu orang, ia berdiri di sebelah kanan imam, sedikit ke belakang
  • Shaf (baris) diisi rapat dan rapi, dimulai dari shaf terdepan
  • Makmum mengikuti gerakan imam, tidak boleh mendahului
  • Bacaan keras (jahr) diikuti dengan mendengarkan, bukan membaca Al-Fatihah bersamaan dengan suara keras saat imam membaca surat

Sujud Sahwi: Kapan dan Bagaimana

Sujud sahwi dilakukan ketika terjadi kelupaan dalam sholat, misalnya: lupa jumlah rakaat, lupa salah satu rukun (lalu teringat sebelum salam), atau lupa duduk tasyahud awal.

Cara melakukannya: dilakukan dua kali sujud sebagaimana sujud biasa, dilakukan setelah tasyahud akhir sebelum salam (atau setelah salam menurut sebagian ulama), dengan bacaan:

ุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ู…ูŽู†ู’ ู„ูŽุง ูŠูŽู†ูŽุงู…ู ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุณู’ู‡ููˆ

Baca Juga

Batasan Aurat dan Adab Berpakaian dalam Islam


Subhāna man lā yanāmu wa lā yashu — "Maha Suci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa"

Berjamaah mengajarkan kita arti ukhuwah; sujud sahwi mengajarkan kita bahwa kesempurnaan ibadah bukan soal tanpa salah, tapi soal sigap memperbaiki diri. Mari kita amalkan bersama, sebagai bagian dari istiqomah kita bersama AlFatihRPS — Pelopor Gerakan Sholawat Tanpa Syarat.

Sumber: Disarikan dari kitab fiqih klasik mazhab Syafi'i sebagaimana dihimpun NU Online.

Bagikan Artikel
Arsip Bacaan

Jelajahi tulisan lainnya

18 pilihan
Panduan Ibadah

Ketika Kesedihan Tak Berujung Justru Membuka Pintu Hikmah?

04 Jul 2026
Panduan Ibadah

Lumbung Pangan dari Penjara: Menguak Hikmah Pengelolaan Krisis ala Nabi Yusuf

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Ketika Memilih Mundur Justru Menyelamatkan Iman: Belajar dari Ashabul Kahfi

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Ketika Iman Menuntut Jeda: Hikmah Uzlah Ashabul Kahfi di Tengah Bising Dunia

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Ashabul Kahfi: Mundur untuk Maju dalam Iman

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Ketika Gelar 'Istri Sholehah' Terasa Beban: Menyelami Makna Sejati dalam Hikmah Tasawuf

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Ketika Lingkungan Meracuni Iman: Beranikah Kita Memilih Mundur Seperti Ashabul Kahfi?

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Ketika Mundur Adalah Kekuatan: Hikmah Ashabul Kahfi di Tengah Keriuhan Modern

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Dari Penjara ke Lumbung Pangan: Bagaimana Krisis Menjadi Pintu Hikmah Nabi Yusuf?

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Nabi Yunus: Ketika Seorang Nabi Merasa Pergi Sebelum Waktunya

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Bisakah Kita Memaafkan Mereka yang Pernah Menghancurkan Hidup Kita?

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Debat Satu Kalimat: Ketika Kebenaran Tak Mampu Menggerakkan Hati

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Ketika Kesabaran Berbicara: Mengapa Nabi Ayyub Tak Pernah Mengeluh pada Manusia?

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Qarun: Mengapa Kekayaan Justru Menelan Pemiliknya?

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Dakwah Nabi Luth: Mengapa Hati Tetap Tegar Meski Tak Ada yang Berubah?

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Raja Terbesar yang Tak Pernah Sombong: Amanah Kekuasaan Nabi Sulaiman

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Kisah Ifk: Ketika Fitnah Merobek Batin, Bagaimana Hati Tetap Teguh?

01 Jul 2026
Panduan Ibadah

Peradaban Hati: Mengapa Kemajuan Tak Cukup Tanpa Inner Peace?

30 Jun 2026
Disclaimer

Catatan penggunaan rujukan AlFatihRPS

Artikel di AlFatihRPS disusun sebagai bahan bacaan, pengingat, dan pintu awal menuju kajian yang lebih tertib. Untuk keputusan hukum, fatwa, atau kajian akademis mendalam, pembaca tetap dianjurkan mencocokkan dalil dan penjelasan dengan guru, pembimbing, atau sumber primer yang terpercaya.

Home Doa Kategori Al-Qur'an Member

Pilih Kategori

Navigasi Artikel

AKTIVITAS JAMAAH baru saja
Memuat...

Live Statistik

Realtime
Sholawat Hari Ini ...
Khatam Quran ...
Jadwal Sholat Sidoarjo --
SUBUH
--:--
DZUHUR
--:--
ASHAR
--:--
MAGHRIB
--:--
ISYA
--:--
Logo AlFatihRPS

Instal Portal AlFatihRPS

Pasang aplikasi untuk akses cepat artikel, komunitas, dan fitur lainnya langsung dari HP Anda.