Pada Kamis, 12 September 2024, pukul 19:30 WIB, melalui siaran langsung TikTok di room @kakIsty_RPS, Bapak Alfatih, ketua inisiator sekaligus mewakili dari pendiri AlfatihRPS, mengumumkan nama pemenang Inspirasi Award AlfatihRPS 2024. Penghargaan berupa perjalanan umroh ini diberikan kepada Ibu Titik Sundari, seorang ibu rumah tangga dari Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Ibu Titik dikenal aktif di komunitas AlfatihRPS dengan akun media sosial @umimawaddah_rps.
Dalam momen yang penuh haru tersebut, Ibu Titik Sundari menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diterimanya. โSaya berterima kasih sekali atas apresiasi ini. Saya bergabung dengan AlfatihRPS sudah dua tahun, tidak pernah berharap apa pun, tapi hari ini saya benar-benar tidak bisa berkata apa-apa. Kita terus bersholawat tanpa syarat,โ ucapnya sambil menangis.
Gerakan sholawat tanpa syarat yang digagas oleh AlfatihRPS bertujuan membangun generasi yang mencintai Rasulullah SAW di tengah era modern ini. Tanpa pamrih, semua anggota bersama-sama melantunkan sholawat sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah, sebuah usaha tulus untuk menginspirasi banyak orang agar terus memperkuat keimanan dan kecintaan pada Baginda Nabi Muhammad SAW.
Dukungan dan ucapan selamat dari anggota AlfatihRPS lainnya turut mengalir dalam siaran langsung tersebut, menunjukkan kekompakan dan semangat kebersamaan yang telah terbangun di komunitas ini. Bapak Alfatih dalam sambutannya menegaskan harapannya agar Ibu Titik dapat mewakili semua anggota AlfatihRPS dalam menyampaikan salam kepada Rasulullah SAW di tanah suci.
Program Inspirasi Award AlfatihRPS menjadi salah satu program unggulan yang memberikan apresiasi kepada para anggotanya yang konsisten melantunkan sholawat tanpa pamrih. Semoga kisah Ibu Titik Sundari ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus mendekatkan diri kepada Allah dan Rasulullah SAW melalui sholawat.
Selamat kepada Ibu Titik Sundari, semoga perjalanan umrohnya penuh berkah, dan semoga kita semua diberi kesempatan untuk mengikuti jejak langkah beliau menuju tanah suci.
Ibu Rumah Tangga dari Sigi, Sulawesi Tengah, Terpilih Menjadi Pemenang Apresiasi Umroh Inspirasi Award AlfatihRPS 2024
Pada Kamis, 12 September 2024, pukul 19:30 WIB, melalui siaran langsung TikTok di room @kakIsty_RPS, Bapak Alfatih, ketua inisiator sekaligus mewakili dari pen...
Artikel ini disusun sebagai bahan bacaan dan rujukan awal. Untuk kajian akademis, pembaca disarankan mencocokkan dalil, kutipan, dan istilah dengan sumber primer atau pembimbing keilmuan yang terpercaya.
Artikel Terkait
Dipilih dari kategori yang sama terlebih dahulu, agar pembaca bisa melanjutkan kajian secara runtut.
Jelajahi tulisan lainnya
Kita Kira Sabar Itu Diam. Tapi Nabi Ayyub Mengajarkan Sebaliknya
03 Sep 2026
Doa yang Ditolak Cepat: Pelajaran Adab dari Sebuah Kesalahan di Masjid Nabawi
03 Sep 2026
Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal dan yang Sakit (Arab, Latin, Arti)
03 Sep 2026
Dzikir Pagi dan Petang Sesuai Sunnah: Arab, Latin, dan Artinya
03 Sep 2026
Ketika Diludahi Setiap Hari: Rahasia di Balik Diamnya Nabi
02 Sep 2026
Sabar Tanpa Syukur, Syukur Tanpa Sabar: Kenapa Keduanya Timpang?
02 Sep 2026
Gabut? Ini Amalan & Dzikir Ringan yang Berpahala Besar
01 Sep 2026
Jangan Putus Asa: Doa & Sholawat Ketika Lelah dan Hidup Terasa Berat
01 Sep 2026
Doa Penenang Hati yang Gelisah Ketika Ada Masalah (Arab, Latin, Arti)
01 Sep 2026
Keutamaan Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW: Dalil & Manfaatnya
01 Sep 2026
Kenapa Semakin Banyak yang Dimiliki, Hati Justru Makin Kosong?
01 Sep 2026
Kita Kira Al-Qur'an Cuma Dibaca. Ternyata Ia Ingin Menemani
01 Sep 2026
Sholawat Badar: Teks, Sejarah, dan Keutamaannya
01 Sep 2026
Sholawat Tibbil Qulub: Teks, Makna, dan Keutamaannya
01 Sep 2026
Sholawat Munjiyat: Teks, Kisah, dan Keutamaannya
01 Sep 2026
Sholawat Al-Fatih: Teks, Sejarah, dan Keutamaannya
01 Sep 2026
Sholawat Jibril: Teks, Asal-Usul, dan Keutamaannya
01 Sep 2026
Sholawat Nariyah: Teks, Sejarah, dan Keutamaannya
01 Sep 2026Catatan penggunaan rujukan AlFatihRPS
Artikel di AlFatihRPS disusun sebagai bahan bacaan, pengingat, dan pintu awal menuju kajian yang lebih tertib. Untuk keputusan hukum, fatwa, atau kajian akademis mendalam, pembaca tetap dianjurkan mencocokkan dalil dan penjelasan dengan guru, pembimbing, atau sumber primer yang terpercaya.